Kisah alumni · Agrominafiber
Dari modal Rp600 ribu sampai kontainer ke Amerika
sembilan dari sepuluh perajin bahan bakunya perempuan
Novita dan Rudi Hermawan Kebumen, Jawa Tengah
Agrominafiber mulai berjalan pada 2020, mengolah eceng gondok dan pelepah pisang menjadi keranjang dan kerajinan serat alam.
Pada 2025, usaha ini melibatkan 80 sampai 90 perajin bahan baku, 90% di antaranya perempuan, ditambah sekitar 20 perajin di bagian produksi.
Pada September 2025, Agrominafiber melepas ekspor mandiri perdananya ke Amerika Serikat: enam kontainer berisi 9.455 keranjang dari enam tipe.
9.455 keranjang di ekspor perdana
Sumber: Suara Baru (17 September 2025); Katadata (4 November 2024). Foto: arsip Pertamina Foundation.
Kami cuma punya modal Rp 600.000 saat itu, benar-benar organik dari yang tidak punya apa-apa.
di meja pamer
keranjang serat alam
melayani pembeli